DPRD Bahas Nasib Hutan SM Karang Gading, BKSDA tak Pernah Larang Penguasaan Kawasan

oleh -256 views

Lubukpakam|Primalia: Alihfungsi kawasan hutan Suaka Margasatwa (SM) Karang Gading, Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Kamis (17/12),  akhirnya dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri SH di ruang rapat Ketua DPRD kabupaten itu.

“DPRD mengundang saudara-saudara dalam RDP ini atas permohonan Aliansi Masyarakat Sumatera Utara Bersih (AMSUB) atas temuan mereka terhadap kondisi SM Karang Gading,” kata Zakky Shahri saat membuka RDP dihadiri Sekretaris Desa Paluh Kurau, Mhd Yusuf, mewakili pengusaha Along, Rahmat Siregar dan sejumlah petani penguasa lahan di sana.

RDP berlangsung satu jam lebih itu dihadiri Maruli Agus Salim dan Amelia Siska Lubis dari AMSUB, tanpa dihadiri Hotmauli Sianturi, Kepala Balai BKSDA Provinsi Sumatera Utara, yang sebelumnya telah diundang DPRD Deliserdang.

AMSUB membeberkan indikasi perambahan kawasan hutan oleh petani penggarap secara orang per orangan, mengatasnamakan kelompok tani, menguasai sedikitnya 2.256 hektare kawasan SM Karang Gading yang terletak di wilayah Kecamatan Labuhan Deli dan Paluh Kurau, Hamparan Perak, menyebut sedikitnya 14 nama petani penggarap.