Dugaan Sarang Narkoba dan Monopoli Pengelolaan Mes Pemkab Labuhanbatu, Mahasiswa Demo

oleh -102 views
Dugaan Sarang Narkoba dan Monopoli Pengelolaan Mess Pemkab Labuhanbatu, Mahasiswa Demo
Foto: P-sahnan siregar

Medan|Primalia: Pimpinan Pusat Pergerakan Mahasiswa dan Masyarakat Indonesia  Maju (PP Perma), menggelar aksi di depan gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Kamis (03/12).

Mereka menyoroti berbagai isu miring terkait Mes Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di Jl HM Joni Nomor 22, Pasar Merah, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.

“Kami menduga Mes Pemkab Labuhanbatu menjadi sarang narkoba, diduga kuat pengelolaan Mes Pemkab Labuhanbatu juga dikomersialkan dengan cara memonopoli penerimaan tamu di situ,” ujar Ihwan, Koordinator aksi dalam orasinya.

Dedi Arisandi Ritonga, Ketua PP Perma mengaku sangat miris atas nilai PAD Mes Pemkab Labuhanbatu yang diduga dimonopoli oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. “Kami berharap kasus-kasus seperti ini agar segera ditindaklanjuti oleh penegak hukum. Kami juga akan mengawal kasus ini untuk menunjang Labuhanbatu ke arah yang lebih baik,” pungkas Dedi.

Perma menuntut agar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera memanggil dan memeriksa Pengelola Mes Pemkab Labuhanbatu yang diduga memonopoli PAD dari Mes tersebut, termasuk memanggil dan memeriksa Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kabag Umum Pemkab Labuhanbatu.

Kepada Kapolda Sumatera Utara massa meminta agar melakukan penyelidikan terkait dugaan sarang Narkoba di Mes Pemkab Labuhanbatu di Jalan HM Joni itu.

Selanjutnya, meminta Pjs Bupati Labuhanbatu agar melakukan croscheck terkait dugaan-dugaan yang telah dilampirkan dalam laporan itu.

“Kami juga mendapat informasi bahwasanya masyarakat Labuhanbatu yang ingin menginap, namun Mes Pemkab kerap saja dikatakan penuh oleh Pengelola,” katanya.

Ketua Perma juga menyampaikan, harapan kepada Kejatisu sebagai penegak hukum tertinggi di Sumatera Utara agar segera memanggil dan memeriksa Kepengelolaan Mes tersebut karena diduga adanya monopoli anggaran yang mengarah kepada kerugian Negara. W-12