Pedoman Media Siber

oleh Sebar Tweet

Primalia dalam proses tahapan pengelolaannya menuju pencapaian persyaratan dan ketentuan verifikasi Dewan Pers. Karenanya dalam penyajian setiap informasi, Primalia berupaya mematuhi prasyarat dan ketentuan mengenai isi buatan pengguna dan tidak bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode etik jurnalistik, sebagaimana pedoman media siber yang ditandatangani oleh Dewan Pers dan Komunitas Pers di Jakarta pada 3 Februari 2012.

Primalia hadir menyajikan informasi dan komunikasi merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.

Pengelolaan dalam penyajian informasi tunduk dan patuh dengan Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Verifikasi dan keberimbangan berita melekat dalam pola kerja wartawan Primalia. Dilakukan agar pemberitaan tidak merugikan pihak lain.

Primalia, mengecualikan terhadap berita yang benar-benar mengandung kepentingan publik dan bersifat mendesak.

Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten.

Subjek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai. Namun Primalia tetap berupaya maksimal melakukan verifikasi, dan hasil verifikasi akan dicantumkan pada berita pemutakhiran dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.

Primalia memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya pada bagian akhir dari berita yang sama dengan tanda khusus.