Rugi, Mengganti Batara Imbrahdjaya Nasution dari PDAM Tirta Deli

oleh -236 views
Rugi, Mengganti Batara Imbrahdjaya Nasution dari PDAM Tirta Deli
Gedung PDAM Tirta Deli. Foto:P-Ist

Lubukpakam|Primalia: Aneh dan merugi, jika saat ini memikirkan atau sorak sorai mengganti Ir Batara Imbrahdjaya Nasution Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Deli.

Pasalnya tokoh pengendali air minum ini dinilai berhasil ‘menyembuhkan penyakit’ perusahaan yang dahulunya mengalami kebangkrutan itu. Apalagi Bupati Deliserdang Ashari Tambunan cukup bangga dengan keberhasilan anak buahnya yang produktif.

“Kok malah mendesak pergantian dan pelengseran Batara, bukannya menggagas reward menyusul penghargaan yang diperoleh secara nasional. Mendesak penggantian menurut hemat saya sikap yang justru merugikan,” tegas James Siregar SE, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Deliserdang, dalam siaran persnya diterima Primalia.id, Rabu (25/11).

Menurut James Siregar,  Batara layak diberikan penghargaan sebagai karyawan yang bekerja maksimal mendatangkan pihak asing dalam bekerjasama membangun percepatan pembangunan infrastruktur air minum yang akan membawa perusahaan daerah air minum ini menjadi perusahaan yang handal dalam melayani masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang layak konsumsi.

“Sosok karyawan seperti ini patut diberi apresiasi yang secara terus-menerus berupaya melanglangbuana untuk mencari investor yang akan membantu percepatan itu,” ujarnya.

Menurutnya, Batara bukan sosok pimpinan yang hanya mengharapkan dan menghabisi suntikan APBD saja tanpa meningkatkan nilai ekonomis.

Dikatakan, sejak perusahaan air minum ada di Deliserdang di Jalan Sutomo Lubukpakam, hingga pindah ke lokasi sekarang, perusahaan ini adalah perusahan sakit yang jabatan direkturnya sebagai jabatan buangan yang dijabat oleh ASN, hingga pengelolaannya sempat diserahkan kepada PDAM Tirtanadi.

Namun akhirnya, PDAM Tirta Deli kembali melepaskan diri dari PDAM Tirtanadi walaupun masih dalam keadaan ‘sakit’ dan kembali mandiri dalam pengoperasionalannya.

Menurutnya, dalam kurun waktu empat tahun ini, PDAM Tirta Deli di bawah kepemimpinan Batara kemajuannya cukup signifikan dan sudah dipercaya oleh masyarakat dan ini dapat dilihat dari jumlah pelanggan.

Ini artinya secara matematika selama empat tahun (1010 hari kerja) telah dilakukan rata-rata 20 sambungan rumah setiap harinya.